|
Sistem
Penjualan Tunai di Toko Eceran
Pada sistem ini,
apabila pembeli sudah memilih barang yang akan dibeli, pembeli diharuskan
membayar dibagian kassa. Selain itu barang yang dibeli dibawa langsung oleh
pembeli. Oleh karena itu tidak perlu ada prosedur pengiriman barang pada toko
penjual.
A. Informasi
yang pada umumnya dibutuhkan ialah informasi Jumlah penerimaan kas dari
penjualan tunai setiap hari.
B. Organisasi
Fungsi-fungsi
yang ada pada kebanyakan toko pengecer adalah:
1.
Pramuniaga
2.
Kassa
3.
Penyerahan barang
C. Catatan
Akuntansi
Catatan
akuntansi yang dipakai meliputi:
1.
Buku jurnal penerimaan kas (Gb. 9-1)
2.
Rekening buku besar yaitu rekening kas,
dan penjualan (Gb. 9-2)
Buku
jurnal penerimaan kas dapat dirancang sebagai berikut:
Buku
jurnal penerimaan kas (Gb. 9-1)
Rekening
buku besar yaitu rekening kas, dan penjualan (Gb. 9-2)
D. Bukti
Transaksi
Bukti
transaksi yang digunakan meliputi:
1.
Nota penjualan tunai
Setiap
kali terjadi penjualan selalu dibuatkan
nota penjualan tunai. Atas dasar inilah bagian Kassa akan menerima
sejumlah uang dari pembeli.
2.
Bukti kas masuk
Bukti
ini perlu dibuat sebagai dasar untuk mencatat transaksi penjualan tunai ke buku
jurnal penerimaan kas. Adalah tidak praktis untuk membukukan setiap faktur
penjualan tunai ke jurnal penerimaan kas mengingat dalam dua jam saja mungkin
terjadi transaksi penjualan tunai puluhan sampai ratusan kali. Oleh karena itu
agar lebih praktis, maka secara periodik yaitu setiap (dua, tiga, atau empat)
jam sekali, atau mungkin bahkan setiap hari, faktor penjualan tunai
dikumpulkan, kemudian dibuatkan bukti kas masuk. Jadi setiap bukti kas masuk
dilampiri faktur/nota penjualan tunai.
Bukti kas masuk dapat dirancang sebagai berikut :
1. Nota
penjualan tunai
2. Bukti
kas masuk
E. Sistem
Pengendalian Interen
Aspek
sistem pengendalian interen dalam sistem penjualan tunai pada toko pengecer
meliputi:
1.
Fungsi pramuniaga, kassa, penyerahan
barang dan akuntansi hendaknya dipisahkan.
2.
Kunci kas register harus dipegang
petugas selain kassa.
3.
Penjualan tunai diotorisasi oleh bagian
kassa setelah menerima pembayaran, dengan memberi cap lunas.
4.
Bagian kassa sebaiknya memiliki daftar
harga barang untuk mengecek kebenaran harga satuan dari barang yang dijual.
5.
Pramuniaga dilarang membawa tas ke
tempat kerja.
F. Bagan
Alir Arus Dokumen
Untuk menggambarkan
bagan alir arus dokumen, dibuat asumsi yang menggambarkan kondisi yang terjadi
pada suatu perusahaan. Misalkan terdapat asumsi sebagai berikut:
1.
TOKO BACHIRZ yang beralamat di Jl. Hayamwuruk
No.22, Pekalongan adalah toko yang selalu menjual barang secara eceran.
2.
Toko mempunyai pramuniaga, kasir,
penyerahan barang dan akuntansi.
3.
Toko menyelenggarakan akuntansi
persediaan secara pisik
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Rabu, 14 Oktober 2015
Mochammad Bachir Irwanto 15.120.0003, Sistem Informasi Penjualan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)












Tidak ada komentar:
Posting Komentar